Diduga Hendak Menyalip, Pemotor Tewas Usai Terlindas Bus Rombongan Anak SD di Teluk Lerong
2 menit baca2.111 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seorang pemotor pria tewas setelah terlibat insiden kecelakaan
2 menit baca2.111 kali dibaca

Penulis: Nancy
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Seorang pemotor pria tewas setelah terlibat insiden kecelakaan
di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong, Kecamatan Samarinda Ulu pada Senin (3/6/2024) sekitar pukul 18.00 WITA. Pria tersebut tewas akibat terlindas ban bus yang mengangkut rombongan anak sekolah.
Menurut keterangan salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Halid (18) mengatakan, saat itu dirinya usai menyeberang jalan, kemudian tak lama melihat pengendara sepeda motor Honda Beat KT 2618 WM warna merah hendak menyalip diantara sepeda motor dan bus pengangkut rombongan anak Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Samarinda.
Saat itu, pemotor jelasnya hendak memaksa menyalip, kemudian tiba-tiba terjatuh dan masuk ke dalam kolong bus hingga terlindas ban bus bagian belakang sebelah kiri.
"Yang motor Beat ini mau nyalip dia, terus kemungkinan tersenggol atau gimana, badannya rebah, dan langsung terlindas ban bus bagian belakang," tuturnya saat ditemui di lokasi kejadian tadi.
Ia pun mengaku saat itu terkejut lantaran pemotor tersebut tewas di lokasi akibat terlindas bus.
"Saya langsung kaget juga lihatnya, karena yang terlindas bagian kepala, jadi meninggal di tempat, kalau motornya tidak rusak," singkatnya.
Jenazah korban pun langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS). Tak berapa lama, pasca kejadian itu pihak kepolisian dari Unit Laka Satlantas Polresta Samarinda bersama Jasa Raharja serta Dishub, tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal dan mencari saksi mata di TKP, termasuk mengamankan sepeda motor serta sopir bus untuk dimintai keterangan.
Terpisah, sopir bus dengan nomor polisi D 7674 AK warna putih biru, Memet mengaku saat itu situasi jalan tengah ramai kendaraan dan sempat macet.
"Jadi motor ini dari sebelah kiri mepet sekali, itu saya lihat dari kaca spion, dan posisi bus juga rapat dengan median tengah jalan. Setelah itu, saya lihat dia (korban), mau nyalip, mungkin dia kaget, ada motor di depannya, tiba-tiba jatuh, itu sudah tidak bisa menghindar lagi, karena pas masuk di kolong bus pas dekat ban belakang, saya kaget, langsung reting kiri," ungkapnya saat ditemui di Taman Samarendah malam tadi.
Setelah kajadian itu rombongan anak SD Muhammadiyah 1 tersebut langsung dipindahkan ke bus lainnya.
"Jadi ada enam bus kami, dari Tenggarong habis dari museum, mau antar ke Samarinda lagi, ternyata ada musibah," pungkasnya.
Editor: Maruly Z







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG