Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni dalam jumpa pers bersama media mengatakan, penunjukkan Kaltim menjadi tuan rumah ini adalah yang kedua kali.
“Untuk mempertingati 50 tahun kembalinya MTQ di Kaltim, Pemerintah Provinsi Kaltim mengusulkan jadi tuan rumah tahun 2026,” kata Sri Jumat (31/5/2024).
Namun, respon dari pemerintah pusat justru jauh lebih cepat. Tidak perlu menunggu 50 tahun, tetapi tahun 2024 MTQ seharusnya di daerah lain justru dialihkan ke Benua Etam.
Akhir 2023 lalu keluar surat keputusan (SK) penunjukan Kaltim jadi tuan rumah untuk kedua kalinya.
“Tentu ini tidak terlepas dari hadirnya IKN (Ibu Kota Nusanatara) di Kaltim. Akan menjadi sejarah ketika IKN saat 17 Agustus sudah berpindah MTQ satu bulan setelahnya berlangsung di Kaltim,” jelas Sri.
Partisipan yang hadir diperkirakan mencapai 6.826 orang, rinciannya 1.836 peserta, 884 pelatih, 1.000 ofisial, 1.660 pendamping, 1.090 peserta pawai ta’aruf, 156 dewam hakim, 150 pejabat dan daerah dan 50 tamu negara.
Dengan banyaknya partisipan yang masuk ke Kaltim ini, pemerintan sudah memantau dan memastikan ketersediaan tempat tinggal, mulai hotel hingga guest house.
“MTQ berlangsung 6-16 September mendatang. Kami juga sudah booking hotel FUGO untuk dewan hakim, yang lain nanti ditempat lain,” bebernya.
Masih terbilang tentatif, kunjungan ke IKN nanti masih belum ditentukan. Di mana, saat ini tentu IKN adalah salah satu alasan wisatawan datang. Maka bukan tidak mungkin para peserta akan dibawa ke lokasi IKN itu.
Dua perguruan tinggi akan terlibat, yakni Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) dan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (Kaltim).
“Rangkaian kegiatan nanti akan ada pawai ta’aruf, di mana ini iring-iringan kendaraan, representasi delegasi dari 38 provinsi ditambang 10 kabupaten/kota di Kaltim,” jelas Sri.
Acara kedua, dilanjutkan dengan malam ta’aruf atau malam ramah tamah, pelantikan dewan hakim. Dilanjutkan dengan pameran MTQ dan halal food.
Dan terakhir pelaksanaan musabaqah di GOR Kadrie Oening, Sempaja. Sementara Hotel Atlet yang masih dalam pengerjaan, diharuskan selesai pada Agustus 2024 mendatang.
Editor Aspian Nur