Menurut keterangan salah seorang warga, Muklison (21) mengatakan, saat itu ia baru pulang mengambil sepeda motor untuk diperbaiki di bengkel. Kemudian, saat melintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dirinya bertemu dengan seorang anak yang berteriak minta tolong, kemudian ia pun berhenti memastikan apa yang terjadi.
"Saya berhenti, terus tanya kenapa?dia bilang ada bayi di pinggir jalan, di dekat rumput-rumput, saya lihat benar, bayinya dibungkus kain warna putih abu-abu, dalam kardus, dan bayinya menangis," ungkapnya.
Setelah itu, dirinya pun langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar, kemudian memberitahu kepada bidan Maulia, yang merupakan kakak kandungnya. "Jadi, bayinya langsung dibawa ke bidan, kakak saya, untuk dilakukan pemeriksaan awal kesehatan bayinya," katanya," tutupnya.
Sementara itu, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli melalui Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Bitab Riyani mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan bidan, bayi tersebut baru dilahirkan normal, dan baru enam jam dibuang.
"Kalau berdasarkan pemeriksaan bidan untuk kondisi fisiknya sehat, seperti detak jantung, tangisannya normal, berjenis kelamin perempuan, itu masih ada ari-arinya," ungkapnya saat ditemui di Polsek Samarinda Seberang Selasa (14/5/2024) hari ini.
"Untuk panjang bayi 47 cm, berat 2,4 kg, lingkar kepalanya 32 cm. Jadi semuanya normal," sambungnya.
Dan untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan pembuang bayi tersebut, oleh anggota di lapangan. "Kami juga meminta kepada Babhinkamtibmas setempat untuk melakukan pengecekan juga di sekitar TKP, hingga Tani Aman, karena tidak menutup kemungkinan juga di sana kan banyak indekos," ujarnya.
Ditanya untuk keberadaan bayi tersebut, saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) I.A.Moeis. "Dengan pendampingan dari dari pihak Dinsos Samarinda, karena banyak yang mau mengadopsi, yang jelas kami serahkan ke Dinsos," pungkasnya.
Editor: Maruly Z