Tampak KM Prince Soya tujuan Parepare yang diberangkatkan pukul 14.00 WITA, sejak pagi telah dipenuhi oleh para penumpang yang akan mudik ke Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satunya Kasmi (27), seorang Ibu Rumah Tanggal (IRT) asal Kutai Kartanegara (Kukar), yang tiba di Pelabuhan Samarinda pagi tadi diantar suaminya.
Ia mengatakan, pada mudik kali ini dirinya hanya pulang kampung bersama anak semata wayangnya, tanpa suami lantaran bekerja.
"Iya ini pulang berdua saja sama anak, suami gak bisa ikut karena kerja," katanya saat ditemui di Pelabuhan Samarinda siang tadi. "Karena tahun lalu saya tidak pulang kampung, makanya tahun ini mau pulang, Lebaran sama keluarga di sana," sambungnya.
Ia pun mengaku untuk pemesanan tiket kali ini dirasa lebih mudah, karena menggunakan sistem online, dan tidak harus datang ke pelabuhan. "Iya saya pesan tiket dari jauh hari, secara online, lebih mudah saja, gak harus jauh-jauh ke sini belinya," singkatnya.
Sementara itu, Kasi Penjagaan, Patroli dan Penyidikan KSOP Kelas 1 Samarinda, Capt Sahrun Azis mengatakan, untuk keberangkatan KM Prince Soya tersebut mulai mengalami peningkatan penumpang.
"Selain keberangkatan juga, tadi ada kedatangan Queen Soya dari Parepare yang membawa 367 penumpang. Tetapi, kami fokus embarkasi yakni keberangkatan, dan kalau dilihat dari hari biasa, ada peningkatan, yang biasanya 800-an, ini 1.634 penumpang, itu masuk sesuai dengan kapasitas kapal 1.750," ungkapnya.
Ditanya soal prediksi puncak arus mudik, Sahrun menyebutkan diperkirakan mulai tanggal 3 April mendatang. "Diperkirakan tanggal 3 April, hari Rabu dan Kamis, kemudian hari Minggu," sebutnya.
Selain itu, pihaknya pun mengaku telah mempersiapkan tambahan armada, jika memang nantinya diperlukan. "Untuk penambahan jadwal kapal kami belum tahu, tetapi kalau memang diperlukan, tentunya kami sudah siapkan armada," pungkasnya.
Editor: Maruly Z