Menurut, Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua melalui Kepala Seksi (Kasi) Parsasarana Jalan, Rinjani Kusuma mengungkapkan, ada lima titik LPJU dalam keadaan tidak menyala.
“Seperti yang ada di Jalan Soeprapto (eks Jalan Pembangunan), Jalan DI Pandjaitan, Jalan Basuki Rahmat, Jalan S Parman, dan ada beberapa lainnya,” ujar Rinjani pada Minggu, (14/1/2023).
Rinjani memperkirakan, aksi pencurian kabel LPJU ini terjadi saat dini hari dan di luar pantauan Dishub Samarinda. Diduga, pencuri mencongkel kemudian menarik kabel, sehingga LPJU padam. Bahkan, setelah pihak Dishub melakukan perbaikan LPJU, pencurian kabel masih saja terus terjadi.
“Sudah dilaporkan ke kepolisian untuk dilakukan tindak lajut. Supaya kejadian pencurian kabel ini tidak terulang kembali,” urainya.
Dia menyampaikan, pihaknya telah mengusulkan pemasangan kabel LPJU dengan menggunakan sistem kabel atas guna meminimalisasi terjadinya pencurian kembali. Diketahui, saat ini beberapa LPJU menggunakan sistem kabel bawah tanah yang sangat rentan terhadap aksi pencurian.
“LPJU pakai sistem kabel bawah tanah, jadi mudah untuk dicuri seperti di Jalan DI Pandjaitan. Kalau dipasang di bagian atas, kemungkinan akan susah untuk dicuri,” bebernya.
Selain itu, Rinjani menyatakan pihaknya mengajak warga Kota Samarinda ikut mengawasi kondisi LPJU di lingkungan mereka. Jika ada LPJU tidak menyala, diharapkan segera menghubungi Dishub untuk dilakukan perbaikan.
“Kami imbau masyarakat supaya bisa melaporkan jika ada LPJU yang mati (tidak menyala) kepada kami, agar segera kami benahi,” ungkapnya.
Dishub Kota Samarinda berkomitmen terus berkoordinasi dengan kepolisian serta menerapkan langkah-langkah preventif. Hal ini untuk mencegah pencurian kabel yang meresahkan warga terulang lagi di masa mendatang.
Editor: Maruly Z