Kobaran api sontak membuat terkejut warga sekitar serta pengendara yang melintas, lantaran musibah itu terjadi tepat di pinggir jalan tak jauh dari simpangan Jembatan Achmad Amins atau dulu disebut Mahkota 2.
Dari rekaman video yang beredar di grup WhattsApp, warga sempat berusaha melakukan upaya pemadaman, tetapi sia-sia, pasalnya api dengan cepat membesar dan menghanguskan kios milik warga.
Tak berselang lama, relawan serta petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Samarinda tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), langsung melakukan upaya penyemprotan air.
Dikonfirmasi terkait musibah tersebut, Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH mengatakan, pasca menerima laporan tersebut, lima unit truk tangki dari posko tiga posko yakni 1,2 dan 8 langsung dikerahkan, pasalnya sumber air di TKP minim.
"Ada lima truk tangki yang kami turunkan, karena memang di TKP itu sumber air minum, berada di jalan besar," katanya saat dikonfirmasi, Rabu 27/12/2023) pagi.
Untuk upaya pemadaman api sendiri, diakuinya kurang lebih 1,5 jam. "Pemadaman kurang lebih 1 jam 30 menit, yang dibantu dengan teman-teman relawan," sebutnya.
Terkait dugaan penebab kebakaran sendiri, berdasarkan informasi yang diterima anggota di TKP, sementara akibat korsleting listrik.
"Kalau dugaan sementara akibat korsleting listrik di salah satu bangunan kios dan menyambar ke pom mini, sehingga api membesar. Tetapi, untuk pasti penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak berwenang," tutupnya.
Editor: Maruly Z