Satu jam setengah sebelum insiden di perairan Sungai Mahakam Kampung Mamahak Besar (Mambes) Kecamatan Long Bagun, Mahulu, pukul 07.30 WITA sudah lebih dulu terjadi insiden hancurnya perahu tambangan yang terhimpit dua kapal tug boat (TB) atau kapal tongkang pengangkut batu bara di perairan Sungai Mahakam Harapan Baru.
Peristiwa mengerikan itu terekam kamera dan beredar di media sosial sejak pagi tadi hingga siang ini, berdurasi sekitar 1menit 23 detik.
Terlihat di video itu sebuah perahu masuk diantara kapal tongkang yang dipenuhi muatan batu bara. Secara perlahan satu diantara tongkang tersebut semakin dekat dan mepet sementara perahu yang ada di tengah-tengahnya berusaha keluar dari himpitan tetapi tidak berhasil hingga akhirnya terjepit dan perlahan tenggelam karena mengalami kerusakan.
Asriadi, nahkoda kapal yang menarik tongkang batu bara menjelaskan, saat itu dirinya hendak menambatkan kapal usai memuat batu bara dan menunggu penggolongan.
"Tiba-tiba ada perahu disitu, saya mau menghindar tapi tidak bisa, kejadian begitu," ujar Asriadi kepada Korankaltim.com saat ditemui di Polairud Polresta Samarinda siang tadi.
Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban jiwa karena penumpang kapal tambangan laki-lali dan perempuan berhasil menyelamatkan diri.
"Alhamdulillah yang ada di kapal itu selamat, dua orang, laki-laki dan perempuan," jelas Asriadi lagi yang mengaku tidak tahu kenapa perahu tambangan ada di lokasi kejadian.
"Saya juga tidak tahu mereka sedang apa, karena tidak ada komunikasi," pungkas Asriadi.
Hingga berita ini diturunkan, insiden tersebut telah ditangani oleh Polairud Polresta Samarinda.
Editor: Aspian Nur