Ia mengucapkan, sebenarnya tidak ada aset yang ‘tidur’, tetapi hanya ada orang yang tidur, maka dari itu tugas pemerintah dan media bisa membangunkan kembali dalam penataan ulang terkait dengan aset-aset milik Pemprov Kaltim. "Kuncinya memang adalah di aktor, dalam hal ini adalah pegawai ASN yang dituntut harus mampu menjalankan dengan sistem yang baik sehingga bermanfaat demi kepentingan masyarakat," ujar Akmal, Jumat (17/11).
Dia menjelaskan, beberapa aset yang tidak digunakan saat ini karena pembangunannya hanya digunakan secara parsial dan tidak untuk jangka panjang. "Memang kebanyakan hanya untuk memuaskan kepentingan sesaat saja serta momentum tertentu saja sehingga pemanfaatannya tidak panjang," ucapnya.
Akmal menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkunjung ke wilayah Stadion Palaran di Samarinda serta lahan eks Pusat Kegiatan Islamiyah Balikpapan (Puskib) di Balikpapan. "Nantinya biar teman-teman media tahu seperti apa kondisinya sekarang dan bisa menulis keadaannya dari sana," katanya.
Editor: Maruly Zainuddin