Relokasi Pasar Pagi Batal November Ini, Ditarget Bulan Depan Pedagang Sudah Harus Pindah
1 menit baca2.080 kali dibaca

Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Sanpai hari ini, relokasi pedagang Pasar Pagi Samarinda belum juga dilakukan, padahal sebelumnya rencana relokasi ditargetkan November 2023 bulan ini.
Rencana revitalisasi Pasar Pagi dilakukan tahun 2024 mendatang dengan anggaran Rp300 Miliar yang kemungkinan bisa naik lagi.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Marnabas Patiroy menjelaskan, secara keseluruhan desain sudah mendapat persetujuan dari Wali Kota Samarinda Andi Harun. “Sudah disetujui, tapi ada catatan soal kecukupan udara di dalam Pasar Pagi ini yang diminta wali kota dan hari ini sudah selesai,” ujar Marnabas kepada Korankaltim.com Jumat (3/11/2023).
Masukan masih terus ditampung terkait tempat relokasi yang bakal ditempati oleh seluruh pedagang nanti. Jadwal yang awalnya berlangsung November 2023 ini kini harus berubah Desember bulan depan paling lambat. "Memang awalnya November, tapi kami targetkan paling lambat Desember 2023 sudah harus pindah,” sebut Marnabas.
Saat ini Disdag Samarinda menunggu jadwal presentasi terbaru tentang kecukupan udara, menunggu Andi Harun yang masih berada di luar kota mengikuti Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) hingga 15 November 2023 nanti.
Editor: Aspian Nur










