Untuk diketahui, jalan penghubung antara kedua jalan tersebut sudah pernah dibuat sebelum akhirnya terkena proyek perpanjangan landasan pacu bekas Bandara Temindung.
Disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni bahwa untuk mengatasi kemacetan yang biasa terjadi dari arah Jalan Gatot Subroto, maka akan dibangun kembali jalan di lokasi eks Rajawali tersebut.
Dia menuturkan, hampir beberapa ruas jalan di Samarinda memiliki permasalahan yang sama yaitu kemacetan. "Seperti terlihat di Jalan Gatot Subroto ini kan bertahun-tahun, terus mengalami kemacetan, kemacetan tersebut diduga karena adanya trotoar dan jalan menanjak di daerah tersebut," ucap Sri Wahyuni, Jumat (27/10/2023).
Maka dari itu, pihaknya berencana akan membuka atau membangun kembali jalan di eks bandara yang telah beberapa tahun tidak digunakan lagi. "Tentunya ini upaya kita mengatasi masalah kemacetan di daerah tersebut, dan untuk pembangunannya nanti kita buka pagar pembatas bekas bandara," katanya.
Sri Wahyuni menerangkan, dahulu di area Bandara Temindung tersebut ada satu jalan penghubung yang kemudian di tutup karena adanya proyek Pembangunan landasan pacu pesawat, serta memiliki resiko apabila jalan tersebut tetap dibiarkan.
Editor: Maruly Zainuddin