"September bulan depan sudah mulai proses perekrutan, pengumuman, dan sebagainya. Yang jelas untuk keperluan kita paling banyak masih di guru dan tenaga kesehatan," kata Deni.
Proses pendaftaran masih ditangani BKD Kaltim, tetapi untuk kebutuhan tes dan keputusan lulus atau tidaknya, menjadi wewenang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
"Kami juga ada panitia seleksi daerah dan ada juga panitia seleksi pusat, jadi nanti akan dibagi mana wewenang panitia daerah dan pusat tentunya," ucap Deni lagi.
Pegawai honorer di lingkungan Pemprov Kaltim saat ini mencapai 10.886 orang, sehingga dengan jumlah formasi yang mencapai empat ribu lebih tersebut, diharapkan kedepan beban tenaga honorer di Kaltim dapat berkurang.
Untuk rekrutmen tersebut khusus di lingkungan Pemprov Kaltim saja, karena di lingkup pemerintah kabupaten/kota akan dilakukan masing-masing.
Di Kaltim jumlah PNS sekitar 60 ribuan.
"Kalau di provinsi ada sekitar 10.300an, cuma kan data ini setiap tahunnya bisa berbeda-beda karena ada yang pensiun sehingga data hari ini bisa saja berubah besok," ucap Deni.