Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kanwil Kemenag Kaltim Ahmad Ridani menjelaskan kloter pertama hingga kloter 15 tiba Kamis (27/7/2023) hari ini semua masih berjalan lancar.
"Alhamdulillah, secara umum kedatangan para jemaah haji lancar, tetapi memang ada sedikit kendala dari keterlambatan jemaah sampai di Balikpapan," ucap Ridani kepada Korankaltim.com siang tadi.
Keterlambatan dikarenakan padatnya penerbangan di bandara Jeddah, Arab Saudi sehingga berdampak kepada penerbangan selanjutnya.
"Beberapa pemulangan jemaah kita yang terdampak itu seperti di kloter 3 yang terlambat mendarat di Balikpapan kurang lebih hampir 36 jam, kemudian kloter 4 juga terlambat hingga 12 jam, dan kloter 5 terlambat hanya 3 jam," paparnya.
Kemudian untuk kloter 6 dan seterusnya pemulangan jemaah haji dari Arab Saudi sudah kembali berjalan normal sesuai jadwal.
Kondisi jemaah haji asal Kaltim sejauh ini terpantau dalam keadaan sehat, walaupun ada beberapa yang mengalami keadaan sakit tetapi menurutnya sejauh ini masih bisa ditangani.
Dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 2023, jemaah haji asal Benua Etam yang meninggal dunia di Arab Saudi ada 8 orang.
"Jika dibanding daerah lain, daerah Kaltim termasuk yang terendah lah dari jumlah keseluruhan jemaah haji yang meninggal sebanyak 751 se-Indonesia," jelas Ridani.
Data Jemaah Haji Asal Kaltim yang Meninggal Dunia di Arab Saudi:
Kota Balikpapan : 1 orang
Kabupaten Paser : 1 orang
Kabupaten Kutai Kartanegara : 2 orang
Kabupaten Kutai Timur : 1 orang
Kabupaten Bontang : 1 orang
Kabupaten Berau : 2 orang
Editor: Aspian Nur