Pembangunan PLTS komunal di tujuh desa sudah berjalan sekitar 40 persen dengan anggaran yang digelontorkan sebesar Rp50.370.655.960.
Adapun desa dimaksud tersebar di Kabupaten Kutai Barat, Berau, Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kabupaten Paser. Sejauh ini ada sekitar 187 desa yang belum dialiri listrik PLN dan baru ada 42 desa yang sudah difasilitasi PLTS komunal dari Pemprov Kaltim.
“Kami mencatat Kaltim memiliki sekitar 1.083 desa dengan 896 desa sudah dialiri listrik PLN dan masih 187 desa yang sama sekali belum dialiri listrik," kata Kepala Bidang (Kabid) Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltim Mashur Sudarsono Wira Adi kepda Korankaltim.com Senin (24/7/2023).
Adapun 187 desa yang belum di aliri listrik telah dibangunkan PLTS di 42 desa. "42 desa itu sudah termasuk pembangunan PLTS di tujuh lokasi pada 2023, Jadi sisa 145 desa yang belum dialiri listrik PLN-PLTS," imbuhnya.
Pembangunan PLTS sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terutama masyarakat yang tinggal di daerah 3T. "Saat ini juga, pembangunan PLTS di 7 desa di Kaltim dianggarkan melalui APBD Kaltim Murni 2023," sebut Mashur.
Editor: Aspian Nur