Titik lokasi yang terdampak diantaranya Loa Bahu, Jalan M Said, Jalan Revolusi, Jalan Rapak Indah, Jalan Teuku Umar, Jalan Tengkawang, Jalan Kelapa Gading, Perumahan Citra Griya, Jalan Adam Malik, Jalan Suryanata, Perumahan Bukit Pinang, Kampung Pinang, Jalan AW Syahranie, Jalan Solong Durian, Jalan Batur Cermin, Perumahan Samarinda Residence, Jalan Batu Besaung, Ringroad I,II dan III.
Direktur Teknik Perumdam Tirta Kencana Ali Rachman AS mengatakan, setidaknya akan ada 18 titik yang bakal mengalami gangguan pendistribusian air bersih selama masa pengerjaan yang dimulai pukul 08.00 WITA itu.
Pengurasan ini merupakan agenda rutin, sama halnya seperti pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebelumnya yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali.
"Misal kalau di rumah masing-masing pasti di kuras, misal sebulan atau berapa lama kan, sama juga ini. Kita ingin menjaga kualitas untuk para pelanggan, makanya kita lakukan pengurasan rutin," ucapnya pada korankaltim.com.
Ali Rachman juga membeberkan waktu pengerjaan juga hampir sama seperti sebelumnya, menyesuaikan luasan bak. Diketahui selama pengurasan itu, debit air akan mengecil, sehingga dikhawatirkan ada kemungkinan pendistribusian air tak sampai ke rumah atau kantor. "Tetap mengalir, tapi volumenya tidak sebesar biasanya. Intinya air itu cukup sampai pekerjaan pengurasan selesai. Lalu diproduksi lagi," urainya.
Menurut Ali, warga tidak perlu panik karena air masih tetap mengalir walau dengan volume yang kecil. Namun jika warga ingin berjaga-jaga karena akan ada kegiatan yang membutuhkan air lebih banyak bisa melakukan penampungan.
Imbas adanya pengurasan bak dan mengakibatkan gangguan produksi serta aliran distribusi air, untuk itu mewakili manajemen dirinya memohon maaf. "Beberapa titik ini nantinya merupakan jaringan pipa yang akan teraliri air dengan volume yang sangat kecil, sehingga ada kemungkinan stop. Jadi berjaga-jaga saja," urainya.
Untuk informasi, pelanggan juga dipersilahkan untuk menghubungi call center Perumdam Tirta Kencana yakni melalui (0541) 2088100 atau bisa melalui whatsapp di 0811-553-536.
Editor: Maruly Zainuddin