Hujan dengan intensitas tinggi disertai kilat mengakibatkan beberapa titik daerah rawan banjir mengalami genangan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Samarinda, Suwarso melalui Call Center Pusdalops menyebutkan, data sementara genangan banjir terjadi di 15 titik.
Data terbaru tepatnya pada 19.05 Wita tercatat 15 titik yang tersebar di Kota Tepian ini tengah mengalami banjir dengan rata-rata Tinggi Muka Air (TMA) berkisar 10 sampai 35 centimeter.
"Dampak yang terjadi kendaraan yang melintas kesulitan, karena banjir mulai tinggi, kemudian tidak ada pengaturan lalu lintas di lapangan," kata Suwarso Senin malam tadi.
Sejauh ini titik banjir terjadi di Simpang Pasundan, Flyover Jalan Juanda, Jalan Ekonomi Kelurahan Loa Buah, Jalan DI Panjaitan (Simpang Perumahan Alaya), Jalan Damai, Jalan Awanglong, Jalan Flamboyan, Jalan Jakarta, Jalan M Said, Jalan Kapten Soedjono, Jalan Damanhuri, Komplek Stadion Palaran, Jalan Pangeran Suryanata, Jalan Jendral Sudirman dan Jalan KS Tubun.
Sementara itu untuk peristiwa bencana alam lainnya masih terpantau aman. Sementara ini mitugasi yang dilakukan hanya sebatas pemantauan terkait informasi genangan banjir yang terjadi di Kota Samarinda. "Jika ada dibutuhkan dalam keadaan urgent akan melakukan tindakan sesuai terjadi lapangan," jelasnya.
Sementara itu bagi masyarakat yang mendapatkan informasi telah terjadinya bencana alam akibat hujan yang mengguyur cukup lebat dapat menghubungi Call Center Pusdalops-PB BPBD Kota Samarinda di nomor telpon 0541-2089-891 atau melalui WhatsApp 0811-5537-007. Hingga berita ini diterbitkan sementara kondisi yang terjadi masih tengah mengalami banjir dibeberapa titik.
Editor: Aspian Nur