Hal ini dilakukan untuk menekan peredaran gelap narkotika, selain penindakan, juga sosialisasi serta penyuluhan ke masyarakat.
Kegiatan ini pun disambut baik pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Polsek Kawasan Pelabuhan (KP).
Hal ini diungkapkan Kepala BNNK Samarinda, Kombes Pol Wiwin Firta. Ia mengatakan selain upaya penindakan, pihaknya juga melakukan upaya preventif.
"Upaya preventifnya dengan cara tes urine dan memasang stiker imbauan, terkait bahayanya narkoba di transprotrasi laut (kapal), dengan harapan kru dan penumpang bersih dari narkoba," ujarnya.
"Juga kami mengajak penumpang kapal untuk ikut serta berantas narkotika," sambungnya.
Ada dua kapal yang diberikan imbauan yakni KM Adhitya dan KM Queen Soya, yang tengah bersandar di Pelabuhan.
"Tidak hanya penumpang kapal yang jadi target kami, namun juga buruh, serta pedagang di sekitar pelabuhan," terangnya.
Dan ini memang sudah menjadi program dari BNNK Samarinda, terlait Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Jadi ini salah satu langkah dalam membentengi penumpang, agar tidak terlibat peredaran maupun penggunaan narkotika. Selain di kapal, juga dilakukan pencegahan di angkutan umum lainnya, seperti darat dan udara," pungkasnya.
Sementara Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda, Capt. Ridha menyambut baik upaya pemberantasan narkotika oleh BNNK Samarinda.
"Ini sinergi kami untuk menjamin keamanan dan keselamatan penumpang selama angkutan lebaran. Supaya tidak ada penyalahdunaan narkoba, di kapal-kapal penumpang khususnya," singkatnya.
Editor: Rusdianto