Dari 20 Ribu Pelamar, Hanya 4 Ribuan yang Lolos Seleksi Pegawai di IKN
1 menit baca890 kali dibaca

Penulis: Rusdi
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) umumkan hasil seleksi administrasi Seleksi Terbuka Penerimaan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan OIKN.
Dalam tahap seleksi ini, panitia seleksi meluluskan sebanyak 4.958 dari 20.065 pelamar yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang.
Berdasarkan Pengumuman Nomor P.009/Otorita IKN/III/2023 tentang Hasil Seleksi Administrasi Seleksi Terbuka Penerimaan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara.
Dalam keterangan resminya, OIKN merinci jumlah pelamar terbanyak ada di bagian Sekretariat dengan total 3.887 orang pelamar. Disusul Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam sebanyak 2.871 orang. Selanjutnya Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat 2.679 orang pelamar. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana 2.346 orang pelamar, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi 2.199 orang pelamar, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital 1.940 orang pelamar,
Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan 1.778 orang pelamar, Unit Kerja Hukum dan Kepatuhan 1.403 orang pelamar dan terakhir Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan 962 orang pelamar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan administrasi terhadap seluruh pelamar, dinyatakan sebanyak 4.958 orang memenuhi persyaratan dan 15.107 orang tidak memenuhi persyaratan.
Nama-nama pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, sudah diumumkan di laman resmi OIKN.
"Setelah melalui tahap seleksi administrasi, bagi pelamar yang lulus akan dihubungi via e-mail untuk wajib mengikuti tes potensi akademik (TPA) dan psikotes. Pelaksanaan TPA dan psikotes akan dilakukan secara virtual/daring pada hari Senin – Jum’at tanggal 13-17 Maret 2023. Oleh karena itu peserta wajib memperhatikan jadwal pelaksanaan TPA dan psikotes serta mematuhi petunjuk pelaksanaannya," tulis Tim Publikasi Otorita IKN dalam keterangan tertulisnya.
Editor: Rusdianto










