Sebelumnya, Pemkot Samarinda bersama Tim gabungan telah membentuk empat titik posko untuk melakukan pengawasan pada malam tahun baru tersebut, Sabtu (31/12).
Asisten I Sekretariat Kota Samarinda Ridwan Tassa kepada Korankaltim.com mengatakan, pihaknya bersama tim akan terus melakukan penjagaan dan pemantauan di beberapa titik pada malam pergantian tahun.
"Malam ini kita merealisasikan hasil pertemuan jadi bersama tim kepolisian, TNI, Satpol, Dishub, PMI, BPDB untuk melakukan pengawasan serta penjagaan di malam ini," katanya.
Menurutnya, ini menjadi tanggung jawab bersama Pemkot Samarinda dan tim yang bertugas harus mampu menjaga kondusifitas di tengah padatnya masyarakat yang berkumpul.
"Sejauh ini ada 80 titik lokasi yang mendapatkan perhatian lebih dalam pengawasan, termasuk empat jembatan yang terus dijaga, agar tidak menjadi lokasi perayaan malam tahun baru oleh masyarakat," ujarnya.
Ridwan juga terus mengimbau, bagi masyarakat yang melakukan perayaan malam tahun baru harus bisa bersama-sama menjaga kondusifitas dan keamanan di lingkungannya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang merugikan kita semua.
Ia juga menerangkan, seperti sebelumnya pada malam pergantian tahun masyarakat banyak yang memadati pusat-pusat kota Samarinda, seperti Tepian Mahakam dan juga Taman Samarendah.
"Yang menjadi perhatian kita ini ketika menjelang malam pergantian tahun sekitar jam 11.00 WITA (malam) dan pasca pergantian tahun sampai jam 03.00 WITA, volume kendaraan pasti sangat banyak dan memadati kondisi jalan yang ada", jelasnya.
Ridwan berharap, malam pergantian tahun ini dapat berjalan aman dan masyarakat juga harus mampu menjaga kondusifitas di sekitarnya, sehingga tidak ada yang menimbulkan keributan yang tentu dapat meresahkan.
"Kita terus mengantisipasi banyaknya masyarakat yang berkumpul, tidak disertai dengan hal-hal yang merugikan", pungkasnya.
Penulis: Rahmat Surya
Editor: Supiansyah