Dalam hasil survei itu sejumlah politisi Kalimantan Timur masuk dalam daftar pemimpin masa depan, diantaranya Andi Harun yang memperoleh 30,3 persen, Isran Noor 18,9 persen, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi 13,1 persen, mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Efendi 7,8 persen dan anggota DPR RI Rudy Mas'ud 7,6 persen.
Para tokoh politisi Kaltim itu menduduki 5 besar dalam hasil survei. "Andi Harun cukup mendominasi pilihan publik sebagai calon gubernur pada pertanyaan tertutup jika Pilgub (Pemilihan Gubernur) Kaltim dilaksanakan hari ini diikuti Isran Noor," sebut kesimpulan dalam hasil rilis Survei CPI.
Hasil survei tersebut tak semata-mata karangan pihak lembaga survei, namun beberapa upaya dalam menghasilkannya telah dilalui seperti diantaranya melakukan metode wawancara tatap muka dengan jumlah sampel 800 penduduk Kaltim dengan kriteria usia minimal 17 tahun atau memenuhi kriteria pemilih dengan sampel penduduk yang menyebar di 10 kabupaten dan kota didominasi Kota Samarinda sebesar 23,8 persen, Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara 18,8, Kutai Timur 8,8 persen, Paser 7,5 persen, Berau 6,3 persen, Kutai Barat, Bontang dan PPU 5,0 persen serta Mahakam Ulu 1,3 persen.
Sementara itu dari lembaga yang sama pada hasil survei per 4 sampai 12 Maret lalu, nama Isran Noor justru berada diperingkat pertama dengan perolehan 19,4 persen dan dibayangi oleh Andi Harun sebesar 14,4 persen, Hadi Mulyadi 12,4 persen, Rizal Efendi 9,5 persen dan Fahmi Fadli 5,8 persen.
Kumpulan survei itu juga diambil sampel dari 800 masyarakat Kaltim. "Dalam simulasi calon gubernur Kaltim, Isran Noor masih menjadi pilihan nomor satu masyarakat," dilansir dari kesimpulan.
Hingga sejauh ini pilihan sosok Gubernur Kaltim masih sangat dinamis, terlihat dari beberapa nama yang turut tercantum den besaran perolehan yang bersifat fluktuatif.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Aspian Nur