"75 persen itu di akhir 2021. Untuk di 2022 ini nanti direkap akhir tahun untuk tahu perkembangannya," ucap Nanda sapaannya kepada Korankaltim.com, Jumat (21/10/2022).
Disampaikan Nanda bahwa telah ditargetkan untuk realisasi jalan hingga akhir masa pemerintahan Isran-Hadi di 2023 nanti posisi realisasi mencapai 82 persen dalam kondisi mantap. "Jadi jauh lompatannya selama 5 tahun masa jabatan gubernur dan Wagub sekitar 30 persen naiknya," jelasnya.
Ia menjelaskan, dari ruas jalan milik provinsi sepanjang 895 kilometer, jalanan yang cukup signifikan pemantapannya yakni diantaranya seperti ruas Samarinda-Sebulu yang kini masih tahap penyelesaian sampai akhir 2023. "Insya Allah tuntas, 67 kilometer tuntas," tuturnya.
Kemudian, ruas Samarinda-Muara Badak, Samarinda - Balikpapan jalur pesisir antara lain Samarinda – Sangasanga - Muara Jawa - Samboja - Balikpapan. "Ada beberapa segmen yang lagi kita selesaikan, 2023 juga tuntas," ucap Nanda.
Selanjutnya, di ruas Kilometer 5 Balikpapan menuju Pelabuhan Kariangau sedang penyempurnaan. Samarinda-Anggana juga sudah relatif mantap, hanya saja perlu penyempurnaan di 2023.
Meskipun sudah banyak ruas jalan milik provinsi yang pada kondisi mantap, namun untuk di wilayah Simpang Kaliorang - Kaubun - Talisayan - Tanjung Redeb itu yang masih banyak menyisakan jalanan yang tidak mantap, dan masuk pada kondisi rusak ringan maupun berat. Kendati demikian, ruas jalan tersebut masih di rawat untuk dilalui.
"Di 2023 Simpang Kaliorang-Kaubun tuntas. Ini kita bukan menganaktirikan dari Kaubun sampai Talisayan, tapi itu ruas jalan yang paling sepi, juga pertimbangan prioritas dari jumlah penduduk dan lintas harian di sana paling kecil," terangnya.
Penulis: Faishal Ays
Editor: Maruly Zainuddin