Meski tak berlangsung lama, sekitar setengah jam, nyatanya hujan deras dan angin kencang tersebut membuat sejumlah pohon dan baliho di beberapa lokasi di Kota Tepian tumbang bahkan dikabarkan ada satu orang meninggal dunia karena tertimpa pohon.
Data yang dihimpun Korankaltim.com dari Pusdalops BPBD Samarinda siang ini, ada sekitar delapan pohon dan dua baliho tumbang dan satu orang meregang nyawa serta satu orang mengalami luka ringan.
Staf Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda Saiful menginformasikan kepada media ini mereka masih berada di lapangan melakukan penanganan dan evakuasi di beberapa lokasi pohon dan baliho tumbah.
"Sebagian kawasan pohon tumbang telah dilakukan evakuasi dan sebagian lainnya masih dalam proses", kata Saiful.
Beberapa pohon tumbang imbas hujan deras dan angin kencang tersebut antara lain di Jalan Abul Hasan, Kelurahan Pasar Pagi, di Jalan Drs H. Anang Hasyim RT 20 Kelurahan Air Hitam, tepatnya di depan SMPN 1 Samarinda, di Jalan Pattimura sebelum gedung Komura Kelurahan Mangkupalas Kecamatan Samarinda Seberang, Jalan Tirta Kencana Kelurahan Jawa Kec Samarinda Ulu, Jalan Alaya Kelurahan Sungai Pinang Dalam, di Jalan Proklamasi A Sungai Pinang Dalam dan di lapangan Balaikota Jalan Kesuma Bangsa Kelurahan Bugis serta di Jalan PM Noor Kelurahan Sempaja Selatan.
Sementara baliho yang roboh ada di dua lokasi, yaitu di Kawasan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar dan di Jalan Wahid Hasyim 2 Sempaja.
Untuk warga yang meninggal dunia disebutkan Saiful terjadi di Jalan Tirta Kencana, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, tidak jauh dari kantor PDAM Tirta Kencana Samarinda.
"Ada pohon durian di gunung PDAM Samarinda yang tumbang dan menimpa bangunan gubuk pekerja di Denkesyah ( Detasemen Kesehatan Wilayah) Korem 091/ASN rusak. Saat pohon tumbang di dalam gubuk tempat berteduh pekerja itu ada dua orang, satu meninggal dunia satu lagi luka robek bagian dahi dan pelipis ," jelas Saiful.
Adapun yang meninggal dunia adalah Syaifuddin, pemuda asal Baluase, Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah berusia 26 tahun sedangkan yang mengalami luka bernama Iswan, warga Jalan Padat Karya Gang Karya Indah, Sempaja Timur, Samarinda Utara berusia 45 tahun. Keduanya sudah dibawa ke Rumah Sakit Dirgahayu Samarinda di Jalan Gunung Merbabu Samarinda.
Penulis : Rahmat Surya
Editor: Aspian Nur