Pada Jumat (19/8/2022) sore tadi digelar rapat koordinasi di Balai Kota untuk mengetahui kondisi mobil ambulans dan kesimpulannya semua dalam kondisi baik.
Ketua EMT, Muhammad Rizki menjelaskan, hasil koordinasi di lapangan, akan ada sembilan titik disepanjang rute pawai yang nantinya akan dijaga satu hingga dua unit ambulans relawan.
"Jadi jam setengah tujuh sudah stand by dititik yang sudah ditentukan, dan ambulans juga dibekali perlengkapan medis. Tetapi, jika kondisi urgent pastinya akan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat," singkatnya.
Sementara, Ketua Info Taruna Samarinda (ITS), Joko Iswanto menuturkan, selain mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan seperti peserta pawai yang mengalami kelelahan atau insiden lainnya, petugas di ambulans juga siap membantu warga yang memerlukan bantuan medis, khusus pertolongan pertama.
"Mereka (relawan) yang kami tempatkan ini sudah memiliki bekal atau ilmu Bantuan Hidup Dasar (BHD). Sehingga, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan saat di lapangan," ungkapnya.
Meski telah menyiapkan ambulans di berbagai titik, ia berharap pelaksanaan pawai yang digelar Pemkot Samarinda bisa berjalan aman dan tertib. Serta tidak ada insiden apapun baik dari peserta maupun penonton.
"Mudahan semua berjalan lancar dan diharapkan nantinya sepanjang rute pawai, seluruh masyarakat maupun peserta untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga lingkungan yang bersih, serta tidak merusak tanaman yang ada di pinggir jalan," pungkasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Maruly Zainuddin