Hal ini sebagai antisipasi yang dilakukan oleh pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II A Samarinda bersama pihak kapal, menghindari penumpang yang nekat naik kapal.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KP) Kompol Subari mengatakan keberangkatan awal KM Aditya tersebut karena kapasita kapal telah mencukupi dan ini dilakukan demi keselamatan para calon penumpang. Total ada sebanyak 1.900 penumpang di atas kapal itu.
"Ya, situasi ini tidak bisa dihindari dan kami minta kepada saudara-saudara yang mau mudik untuk bersabar, kami paham sudah dua tahun tidak bisa mudik bertemu sanak keluarga di kampung. Tetapi, keselamatan adalah nomor satu, jadi para penumpang yang belum tertampung untuk tetap bersabar, karena saat ini KSOP sedang memikirkan solusinya supaya warga ini tetap bisa mudik," bebernya.
"Jadi, mereka tidak tertinggal, melainkan kapasitas kapal yang sudah terpenuhi, sehingga tidak bisa lagi, karena ini demi keselamatan bersama," tegasnya.
Ia pun tak menampik jika ada penumpang yang telah naik ke kapal dan turun, sehingga tertinggal dan barang terbawa.
"Padahal ini sudah kami imbau, kalau sudah naik di kapal jangan turun lagi, akhirnya terbawa, tetapi ya tetap ada keluarga mereka yang mengambil nanti di sana," tandasnya.
Penulis: Nancy
Editor: Supiansyah