Demi tak kehilangan kesempatan mudik, para penumpang bahkan rela menginap di pelabuhan, khususnya bagi calon penumpang dari luar Samarinda, pagi harinya barulah mereka mulai naik ke kapal untuk mencari tempat.
Saat dikonfirmasi terkait mulai meningkatnya arus mudik tersebut, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pebuhan (KSOP) Kelas II A Samarinda Capt Slamet Isyadi menjelaskan, arus mudik hari ini tercatat 928 penumpang yang melakukan perjalanan menggunakan KM Queen Soya dengan kapasitas 1.600 penumpang.
"Sudah mulai ada peningkatan, itu masih jumlah sementara, kemungkinan masih bisa bertambah. Tetapi prediksi puncak arus mudik diperkirakan sepekan kedepan, sekitar tanggal 28 April. Tetapi nanti akan dilihat grafiknya terkait jadwal kedatangan dan keberangkatan, kami akan terus memantau," kata Slamet.
Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, berdasarkan edaran Satgas para pelaku perjalanan yang sudah melakukan vaksin lengkap hanya menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
"Kalau sudah vaksin lengkap tunjukkan KTP saja, kalau baru vaksin 1 dan 2 wajib menunjukkan antigen, kalau vaksin satu kali saja wajib PCR. Untuk anak usia dibawah 16 tahun, cukup menunjukkan bukti telah divaksin dan dampingi orangtua yang telah vaksin lengkap," papar Slamet.
Disinggung soal antisipasi lonjakan penumpang arus mudik, Slamet menyebutkan pihaknya menyiapkan dua armada yakni KM Queen Soya dan KM Aditya.
"Kalau untuk KM Prince Soya masih dalam perbaikan, mudahan sebelum Lebaran sudah bisa beroperasi kembali," harapnya.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur