“Saya pikir kalau di dalam Kaltim masih tidak ada masalah, kalau sampai ke luar itu kacau namanya,” beber Hadi.
Orang nomor dua di Benua Etam itu memberikan toleransi kepada para PNS yang menggunakan kendaran dinas untuk mudik ke kampung halamannya dengan catatan pemilik kendaraan dinas tetap bertanggung jawab pada perawatan kendaraannya.
“Asalkan dijaga dengan baik. Kalau ada kerusakan diperbaiki dan tidak dibebankan ke daerah,” tegasnya.
Dalam proses mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman, PNS agar bisa menjadi contoh dalam menerapkan protokol kesehatan. Sekalipun saat ini kasus Covid-19 sudah menunjukkan penurunan yang signfikan.
“Tentunya kita tidak mau ada lonjakan kasus Covid-19 lagi pasca Lebaran nanti,” pungkas Hadi.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur