Disebutkan Ali informasi yang dimaksud berkaitan dengan lahan dan program-program prioritas nasional yang ada di Kaltim.
“Jadi supaya tidak berbasis data dan pengetahuan yang sudah dikumpulkan. Tapi turut merasakan langsung di lapangan, persepsi masyarakat bagaimana,” ucap Ali dalam pertemuan di Ruang Tepian 1 Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim.
Menurutnya, pemindahan Ibu Kota yang sudah direncanakan sejak era Presiden Soekarno ini bisa menjadi cara bagi Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim. Terlebih konsep IKN Nusantara di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) ini sendiri disebut-sebut bakal mengusung konsep Future Smart Forest City.
“Kami mohon bantuan dan informasi yang detail soal IKN ini, terlebih dari pemerintah daerah,” lanjutnya.
Di lokasi yang sama, Pj Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Riza Indra Riadi menegaskan bahwa masyarakat Kaltim sangat mendukung pindahnya Ibu Kota dari Jakarta ke Kaltim.
“Semoga dampak positifnya bisa turut dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Supiansyah