Plt Deputi Regional II Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Mohammad Roudo mengatakan, rencana induk atau masterplan pembangunan IKN Nusantara dibagi dalam empat tahapan. Tahap pertama yakni tahun 2020-2024 yang menjadi tahap awal pemindahan IKN dengan pembangunan infrastruktur utama seperti kantor dan istana kepresidenan, gedung MPR/DPR, serta perumahan di area utama IKN Nusantara.
"Presiden pun rencananya pindah ke IKN Nusantara sebelum 16 Agustus 2024," kata Ruodo, dalam diskusi 'Dari Jakarta ke Nusantara' di kanal Youtube FMB9ID_IKP, Rabu (2/2/2022) hari ini. Untuk pembangunan tahap kedua yakni tahun 2025-2035, dilakukan pengembangan fase kota berikutnya serta menyelesaikan pemindahan pusat pemerintahan IKN. Juga dilakukan pengembangan sektor-sektor ekonomi peioritas.
"Jadi untuk pemindahan pasar, pemerintahannya dulu baru bisa menarik pihak swasta untuk membuat market baru," terang Roudo.
Tahap ketiga, tahun 2035-2045, dilakukan peningkatan konektivitas dengan kota besar di sekitar wilayah IKN Nusantara, yakni Balikpapan sebagai penghubung logistik, Samarinda sebagai ibu kota pemerintahan provinsi, serta Panajam Paser Utara (PPU) yang menjadi wilayah letak IKN Nusantara.
Pada tahun 2045, IKN Nusantara diharapkan bisa masuk dalam daftar 10 besar kota paling layak huni.
"Dengan catatan kita memiliki kota yang sangat ramah lingkungan, berharap bisa mencapai target zero carbon emission dan 100 persen energi terbarukan," tutup Roudo.
Penulis : */Faishal Ays
Editor: Aspian Nur