Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim, Muhammad Sabani mengungkapkan sekitar 52 persen warga Kaltim sudah menerima vaksin Covid-19.
“Target kami paling tidak 80 persen supaya herd immunity bisa terbentuk,” kata Sabani.
Kendati sudah 50 persen lebih warga Kaltim telah disuntik vaksin Covid-19, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk pelajar tingkat SMA/SMK dan SLB belum juga dilakukan.
Hal ini menurut Sabani karena dari informasi yang ia terima baru 12 persen pelajar yang sudah menerima vaksin sementara pelajar di Kaltim jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan.
“Jadi sangat sedikit pelajar yang sudah menerima vaksin. Ini jadi pertimbangan kami untuk melaksanakan PTM di tingkat sekolah akhir,” paparnya.
Sabani tak menampik beberapa daerah di Kaltim sudah menggelar PTM untuk SD dan SMP karena kewenangannya ada di masing-masing kepala daerah kabupaten/kota.
Sedangkan untuk SMA/SMK merupakan tanggung jawab Pemprov Kaltim.
“Kami harus capai herd immunity dulu baru melaksanakan PTM. Kalau daerah sudah PTM (untuk SD dan SMP, Red) silahkan, tapi sambil dipercepat vaksinasi pelajarnya,” tegas Sabani.
Sementara itu, dalam infografis harian yang dirilis Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Rabu (20/20/2021) kemarin, untuk vaksinasi dosis pertama di Kaltim sudah 53,59 persen.
Sedangkan untuk dosis kedua baru sebanyak 32,24 persen dimana target sasaran vaksinasi sebanyak 2,8 juta penduduk dari total penduduk Kaltim yang jumlahnya mencapai 3,7 juta jiwa.
Penulis: */Permata S Rahayu
Editor: Aspian Nur