"Ini bentuk antisipasi kami, termasuk instalasi yang memang tidak sesuai, seperti meyambung kabel akan kami tertibkan," kata Jumadi kepada Korankaltim.com Kamis (9/9/2021) hari ini. "Ini berlaku untuk seluruh UPT Lapas dan Rutan, supaya rutin dalam melakukan pengecekan atau peremajaan, baik bangunan maupun instalasi listriknya. Saya juga langsung melakukan pengecekan ke Rutan Kelas IIA Samarinda tadi untuk melihat kondisinya," imbuhnya.
Seperti diketahui Rutan Samarinda yang berada di bilangan KH Wahid Hasyim, No 36 Kelurahan Sempaja Barat, Kecamatan Samarinda Utara, berdiri sejak tahun 2000-an silam dan di resmikan pada tahun 2002 dengan luas 26,246 meter persegi.
"Saya keliling ke titik vital instalasi hingga beberapa fasilitas umum seperti dapur hingga kamar hunian. Ternyata fasilitas umum khususnya dapur, sedang dalam proses renovasi juga, semuanya masih dalam kondisi baik," ungkap Jumadi.
Sementara Karutan Kelas IIA Samarinda Alanta Imanuel Ketaren mengatakan instalasi listrik di kamar hunian warga binaan sudah dilakukan peremajaan saat Mei 2021 lalu.
"Kami selalu mengecek instalasi listrik di Rutan, khususnya di kamar hunian warga binaan," kata Imanuel.
Renovasi secara bertahap juga dilakukan. Saat ini dalam proses di beberapa fasilitas umum dalam Rutan. "Untuk gedung perawatan kami lakukan secara berkala dan berkelanjutan, dan saat ini kami sedang melakukan renovasi dapur, karena dapur ini kan penting bagi warga binaan kami," paparnya.
Rutan Klas IIA Samarinda mendapatkan bantuan 8 unit alat pemadam api yang bekerja secara otomatis dari Direktorat Jendral Pemasyarakatan. "Kami pasang di titik-titik yang memang rawan seperti dapur, panel listrik dan di area hunian warga binaan," tutup Imanuel.
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur