Hanya saja, pembukaan aktivitas di kawasan ini hanya sementara karena Pemkot Samarinda memiliki rencana memindahkan PKL ke kawasan lain. "Kita sedang mempertimbangkan kawasan tepian itu menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) secara total," ucapnya.
Pengoptimalan RTH itu tidak hanya berlaku bagi kawasan Tepian Mahakam, namun beberapa titik lainnya yang ditetapkan sebagai RTH, maka PKL dilarang beraktivitas. "Termasuk parkirnya di tepian itu, apalagi Polresta Samarinda juga sudah tetapkan zero tolerance di situ, tapi nanti dalam percobaan akan kami atur parkirnya di Jalan Merbabu," tegasnya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim mengatakan aktivitas PKL akan berjalan hingga Pemkot Samarinda berhasil menemukan titik mana yang akan menjadi tempat berpindahnya para PKL di Tepian Mahakam. "Banyak opsi yang ditawarkan tapi kami mungkin akan mempertimbangkan kerja sama dengan PT Pelindo," sebutnya.
Kepala Satpol PP Samarinda, HM Darham membeberkan aktivitas PKL akan dibatasi dengan jumlah 30 pedagang dalam simulasi tersebut. "Minggu ini simulasi, apabila tidak menunjukan kepatuhan akan ditutup permanen," tegas Darham.
Hingga saat ini masih belum dapat dipastikan tepatnya pada titik mana yang akan dijadikan simulasi.
Darham menjelaskan nantinya tim akan turun guna meninjau lokasi hingga menentukan bagaimana pembatasannya.
Penulis : Claudius Vico
Editor : Bambang Irawan