Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda dan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda jadi dua instansi yang bertugas untuk menata PKL dan parkir liar tersebut dibeberapa titik pusat perbelanjaan tradisional, diantaranya di Pasar Pagi, Pasar Merdeka dan Pasar Sungai Dama.
Kepala Disdag Samarinda, Marnabas mengatakan, sebagai instansi yang menaungi pasar-pasar di Samarinda, sudah menjadi kewenangannya untuk melakukan penataan ditambah hal itu menjadi program prioritas.
Pekerjaan itu sudah berjalan sekira dua hari termasuk Jumat (13/2/2021) hari ini, bahkan pihaknya sudah melakukan penindakan, pasalnya sosialisasi sudah dilakukan sejak awal kepemimpinan Andi Harun dan Rusmadi dilantik.
Marnabas menjelaskan dalam penataan PKL itu juga bukan berarti menghilangkan sumber pendapatan pelaku usaha tersebut namun pihaknya sudah menyediakan lapak di Pasar Sungai Dama.
Ada 125 petak yang disediakan dengan rincian 82 dibagian depan dengan lapak tenda dan sisanya terletak dibagian dalam gedung pasar. "Kami menyediakan ini gratis, tidak dipungut biaya," jelas Marnabas.
Salah satu yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) terberatnya yaitu Pasar Segiri yang sudah mulai menjamur PKL di luar pasar, utamanya di sepanjang Jalan Perniagaan dimana para pedagang sudah mendirikan kiosnya masing-masing tepat di pinggiran jalan. "Sebenarnya kan mereka (PKL) itu juga sudah punya lapak di dalam," ungkapnya.
Marnabas menginginkan Samarinda memiliki pusat perbelanjaan pada komoditas buah-buahan. "Nanti saya coba ajukan kepada Wali Kota," sebutnya.
Sementara itu dari sektor penindakan dalam parkir liar juga sudah mulai dilaksanakan, Kepala Dishub Samarinda, Herwan Rifai menerangkan kerja ini termasuk kerja kolaborasi dengan Disdag Samarinda dan Satpol PP Samarinda.
Penataan parkir liar pihaknya sementara ini masih menyasar kantong parkir yang ada di lingkungan pasar, target yang ingin dicapainya yaitu mengentaskan parkir liar ditepi jalan. "Karena ini juga menjadi salah satu faktor kemacetan," kata Herwan.
Komitmennya juga sampaikan melalui penjagaan rutin ke setiap objek yang dilakukan penataan itu. "Nanti kami akan roling dalam setiap hari pokoknya," tegas Herwan.
Seperti yang ia contohkan, pada kawasan Pasar Pagi itu pihaknya telah mengarahkan parkir kendaraan roda dua ke lahan Dermaga Mahakam Ilir termasuk kendaraan roda empat. "Kami juga sudah informasikan ke juru parkir yang ada," tutup Herwan.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Aspian Nur