Ia mengungkapkan hari ini, pihaknya melakukan pemakamkan tiga jenazah, dua dengan status positif Covid-19 dan satu orang berstatus probable Covid-19. Ketiganya berasal dari RSUD AW Syahranie.
"Pagi ini kami melakukan prosesi pemakaman pada jenazah yang ke 98, 99, dan 100," ucapnya saat ditemui di TPU Raudhatul Jannah Serayu Kecamatan Samarinda Utara.
Ketiga jenazah disebutkan oleh Ifran meninggal dunia rata-rata pada usia 60 tahun ke atas, dan dominan diagnosis radang paru-paru positif Covid-19, satu diantaranya probable Covid-19 dengan penyakit penyerta (komorbid) diabetes melitus tipe 2.
Dari ketiga jenazah yang dimakamkan satu diantaranya adalah seorang pengurus Masjid Al Mujahidin Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang. Sebelum memasuki area pemakaman warga kawasan Terminal Bus Lempake memberikan penghormatan terakhir.
Pemakaman yang genap 100 ini, Ifran mengharaokan agar seluruh masyarakat Samarinda, dapat mematuhi kebijakan Pemerintah Kota Samarinda dalam percepatan penanganan wabah pandemi Covid-19.
"Saya berpesan kepada seluruh warga agar dapat mematuhi protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak),"pungkasnya.
Penulis : Claudius Vico
Editor: Bambang irawan