Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh saksi yang merupakan penumpang sebelum kejadian terjadi, warga sekitar termasuk sang sopir."Semua penumpang mobil selamat, karena saat kejadian seluruhnya sudah tidak ada di mobil," kata Aldi kepada wartawan sore tadi.
Penumpang serta sopir sebelum kejadian memang menenggak minuman keras (miras) disalah satu tempat hiburan malam (THM). Setelah itu seluruh penumpang diantar ke tempat mereka masing-masing, hingga akhirnya menyisahkan dua penumpang. Dua penumpang terakhir tersebut diturunkan di Jalan Panglima Batur dan Kevin melanjutkan mengemudi menuju rumahnya di kawasan Samarinda Seberang, saat itulah mobil tercebur ke sungai. "Saksi-saksi membenarkan, jika mereka usai minum minuman keras di THM. Saat di Jalan Panglima Batur, saksi sudah memperingatkan Kevin karena kondisinya saat itu tengah mabuk berat, tapi Kevin tetap menyetir," bebernya.
Kevin yang berusia 22 tahun sempat tidak dapat dimintai keterangan oleh kepolisian karena masih dalam pengaruh miras. Sekitar pukul 18.00 WITA Minggu (9/8/2020) kemarin, korban baru sadar dan mengingat kejadian tersebut. Kevin mengaku mengira dermaga pelabuhan merupakan jalanan arah ke Tepian Mahakam. Hal itulah yang membuat korban tetap menggeber kendaraanya, hingga terjun bebas ke sungai. "Dia kira pelabuhan itu jalan menuju Tepian. Bahkan, korban baru sadar kalau dia masuk sungai saat air sudah masuk setengah ke mobil, kemudian berusaha menyelamatkan diri," terang Aldi.
Kevin sudah dipulangkan Senin (10/8/2020) pagi tadi dan diminta untuk tetap melakukan wajib lapor. Sementara itu, mobil yang dikendarai korban merupakan milik orangtuanya. "Dia memang sopir, malam itu dipanggil untuk antar penumpangnya ke THM melalui telpon. Kalau mobil milik orangtuanya," ungkap Aldi.
Diberitakan sebelumnya, kejadian tersebut sempat membuat heboh warga Kota Tepian itu terjadi pada Minggu (9/8/2020) kemarin sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu mobil Avanza putih terjun bebas ke sungai Mahakam dan sempat diduga ada tiga korban jiwa di dalam mobil tersebut, pasalnya saat itu sopir tengah mabuk berat. (*)
Penulis: Nancy
Editor: Aspian Nur