Awalnya pelaku mendatanginya ketika dia sedang asyik memilih barang, yang diperjualbelikan di kawasan pelabuhan sebagai oleh-oleh pulang kampung.
“Korban ini ceritanya sudah beli tiket, dia kemudian membeli oleh-oleh. Tapi, kemudian dia didatangi pelaku yang langsung menepuk pundaknya,” kata Kanit Resktim Polsekta Kawasan Pelabubuhan (KP) Samarinda, Iptu Purwo Asmadi.
Setelah menepuk pundak korban, pelaku berkata ‘sudah beli tiket kah’. “Setelah ditanya apakah dia sudah beli tiket, korban ini seolah hilang kesadaran dan mungkin memberikan tasnya kepada pelaku,” ujarnya.
Setelah kejadian itu, korban baru sadar dan memeriksa tas miliknya. Dia pun dibikin terkejut, setelah tahu uang Rp3 juta miliknya lenyap. Aparat kepolisian yang menerima laporan tersebut langsung melakukan penyisiran di dalam areal pelabuhan, namun tidak berhasil menemukan pelaku.
“Korban sudah kami ajak untuk berkeliling mencari pelaku, karena dia juga mengetahui ciri-ciri nya, tapi tidak ketemu,” ujar Purwo. K
Sementara, Kapolsekta Kawasan Pelabuhan Samarinda Kompol Erick Budi Santoso, mengingatkan kepada para pemudik, agar lebih berhati-hati dengan barang maupun uang yang dibawa mudik.
“Kami imbau untuk hati-hati karena belakangan pelaku gendam marak lagi. Selain gendam, yang perlu diwaspadai para calon pemudik adalah copet,” demikian Erick. (dor)