Juru Bicara Fraksi Golkar, Salehuddin mengatakan rapat pleno ini membahas terkait persiapan komposisi anggota dewan yang diberi amanah menjadi unsur pimpinan pada legislatif Kukar periode 2024-2029.
"Golkar sudah menyiapkan unsur pimpinan. Ada beberapa kriteria semisal harus pengurus harian, sarjana, dan suara terbanyak serta bukan dari pindahan parpol lain," kata Saleh kepada korankaltim.com, Kamis (18/7/2024).
Dari berbagai syarat yang disebutkan tadi, selanjutnya menjadi pertimbangan untuk DPD II Golkar mengusulkan nama-nama calon. Adapun beberapa nama yang diusulkan ke DPP, yakni Abdul Rasid, Hery Asdar, Dayang Marissa, Johansyah, dan Budiman.
"Dari AD/ART minimal tiga (nama) tetapi tadi kita masukkan lima karena mewakili unsur perempuan Dayang Marissa, mewakili unsur PPK adalah Hery Asdar dan dia juga ketua fraksi, dan mewakili Dapil Loa Janan yang merupakan dapil gemuk adalah Johansyah, dan satu lagi Budiman," sebutnya.
Pada Pemilihan Legislatif Kukar 2024, Partai Golkar menempati posisi kedua dengan perolehan sembilan kursi. Atas hasil ini partai berlambang pohon beringin ini berhak mendapatkan kursi unsur pimpinan (wakil ketua) pada legislatif periode 2024-2029.
Editor: Supiansyah