Andi Harun menyatakan dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Samarinda perlu ada kerja sama politik sehingga membutuhkan dukungan dari partai politik.
Andi Harun sendiri diketahui sebagai bacalon tunggal Wali Kota Samarinda dari Partai Gerindra berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Daerah Dewan Pimpinan Daerah (Rakorda DPD) Gerindra Kaltim.
Bukan tanpa sebab dirinya sebagai bacalon tunggal, pastinya berdasarkan hasil survei sebagian masyarakat masih menginginkan pria yang akrab disapa AH ini sebagai kepala daerah serta posisinya yang juga merupakan petahana menjadi salah satu faktornya. “Berdasarkan hasil Rakorda saya diusung sebagai bacalon tunggal dari Partai Gerindra untuk maju dalam Pemilihan Walikota Samarinda,” ungkap Andi Harun.
Diusung sebagai bacalon tunggal memimpin Kota Tepian, Andi Harun menjelaskan khusus di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Samarinda hanya membuka pendaftaran hanya untuk bacalon Wakil Wali Kota yang akan mendampingi dirinya, terdata sebanyak 13 orang telah mendaftar sebagai calon pendamping Andi Harun.
“Yang sudah mendaftar itu ada 3 golongan baik itu kader politisi, kader di luar Partai Gerindra dan birokrat ikut mendaftarkan dirinya di Partai Gerindra,” sebut Andi Harun.
Andi Harun juga sudah mendaftar sebagai bacalon Wali Kota Samarinda di sejumlah partai yang memiliki kursi di lembaga legislative. Baginya mendapatkan dukungan dari sejumlah partai lain juga merupakan bagian yang terpenting untuk maju dalam pertarungan Pilkada di Samarinda. Disinggung mengenai sudah berapa partai yang memberikan surat tugas konsolidasi kepadanya, Andi Harun menyebutkan sementara ini masih belum ada.
“Tapi ada beberapa partai politik yang akan memberikan surat tugas dan akan memanggil saya ke DPP (Dewan Pimpinan Pusat)” pungkas Andi Harun.
Editor: Aspian Nur