Ketua DPD Nasdem Kukar Marwan pun membenarkannya. Ia mengaku terdapat kabar bahwa akan dilakukan pergantian terhadap dirinya.
Alhasil, kabar tersebut membuat dirinya terganggu untuk bergerak, karena khawatir apa yang dilakukan justru berbeda dengan orang yang menggantikannya nanti.
"Isu pergantian itu sudah dari berbulan-bulan yang lalu, sedikit mengganggu. Jadi akhirnya menggantung apakah saya berganti atau bertahan," kata Marwan kepada Korankaltim.com, Kamis (22/12/2022).
Kendati demikian, menurut Marwan, adanya pergantian di dalam roda organisasi merupakan hal yang biasa sehingga tak jadi persoalan. Hanya saja, perlu dilakukan dengan baik dan tepat. Namun untuk saat ini dirinya merasa digantung, dalam artian antara masih menjabat atau tidak.
"Kalau gak ada kepastian saya akan mengambil sikap dari pada digantung mending cari kepastian," tuturnya.
Ia mengaku sejauh ini masih mencari kepastian dari tingkat provinsi maupun pusat terkait isu yang beredar ini. Sebab, saat ini telah menyusun bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang dipersiapkan untuk bertarung pada Pemilu 2024 nanti.
"Banyak pimpinan partai buka komunikasi ke saya. Tapi tetap, saya menunggu keputusan dari Partai Nasdem," tuturnya.
Sekretaris DPW Nasdem Kaltim Fatimah Asyari menyampaikan sampai saat ini tidak ada dilakukan pergantian pimpinan Nasdem untuk seluruh wilayah di Kaltim.
Hal tersebut pun dapat dilihat dari belum adanya Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh DPP Nasdem terkait ketua Nasdem di daerah.
Menurutnya, mekanisme di partainya ini memang lebih kepada penugasan karena tidak ada mekanisme musyawarah daerah (musda). "Jadi amanat partai yang harus dilaksanakan, sehingga jika dilakukan rolling pun itu merupakan hal yang biasa," katanya.
Tetapi diakuinya bahwa, untuk sampai saat ini tidak ada SK pergantian pengurus di semua DPD Nasdem se-Kaltim. "Kita gak ada lakukan perubahan," tutupnya.
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPW Nasdem Kaltim Ismail menambahkan, sampai saat ini justru tidak ada dilakukan pergantian untuk seluruh DPD se-Kaltim.
Dikatakannya, proses jabatan di Nasdem sejatinya faktor dari Indonesia Memanggil. Sehingga menurutnya seluruh kader Nasdem telah paham hal tersebut.
"Dugannya beliau (Marwan,Red) saja mungkin. Saya gak pernah koordinasi juga terkait itu," sebutnya.
Penulis: Faishal Ays
Editor: Supiansyah