Ya, pria 57 tahun kelahiran Long Pahangai, Mahakam Ulu ini memilih untuk mengabdikan dirinya ke jalur akademisi. Kepada Korankaltim.com, Jaang mengaku jenjang karir politiknya sudah cukup lama sehingga, merasa perlu untuk mencari tantangan baru.
"Saatnya saya menempatkan diri sebagai orang biasa, yang memiliki hubungan dengan semua orang tanpa sekat dan hubungan politik. Juga jadi banyak waktu untuk keluarga, bagaimana jika jadi seorang akademisi nanti siapa tahu ilmu yang didapat bisa disedekahkan," kata Jaang Minggu (29/5/2022) hari ini.
Suami dari Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Hj Puji Setyowati ini mengaku di usia sekarang memang ingin mengabdi sebagai akademisi sekaligus bersedekah ilmu.
“Saya ingin mengembangkan pergaulan lebih luas pada semua orang tanpa ada sekat politik dan kepentingan,” imbuh ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kaltim ini.
Dengan tidak lagi di dunia politik Jaang merasa lebih banyak waktu yang bisa dimanfaatkan untuk belajar ibadah dan ikhlas.
“Keputusan mundur dari politik ini juga supaya lebih banyak waktu untuk keluarga dan silaturahim,” bebernya lagi.
Yang lebih dekat lagi dirinya mempersiapkan diri dalam Ujian Terbuka S3 Doktor Ilmu Hukum (Ujian Terakhir) yang rencananya akhir Juni atau awal Juli 2022.
“Mohon doanya saya ujian terbuka S3 Doktor Ilmu Hukum, Insya Allah akhir Juni atau awal Juli 2022,” ujar pria yang pernah kuliah di Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda tahun 1985 hingga 1991 ini.
Selain mengikuti kuliah S3, Jaang juga telah menyelesaikan kuliah S2 Magister Ilmu Hukum (MH).
“Sebenarnya saya sudah selesai kuliah pasca sarjana, tapi ilmu ekonomi atau MSi. Sementara sarjana saya ilmu hukum atau SH. Supaya linear, saya juga ambil S2 Ilmu Hukum. Alhamdulillah sudah wisuda barusan dan tinggal ujian terbuka S3 doktor ilmu hukum lagi,” pungkas Jaang.
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur