“Saya tentu tidak melupakan, sekaligus mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada ketua dan segenap pengurus DPD Demokrat kaltim. Selama lima tahun terakhir ini telah bekerja keras untuk menjaga kedaulatan, kehormatan dan memajukan Partai Demokrat di Kaltim, terkhusus kepada Pak Syaharie Ja'ang,” ungkapnya.
AHY menegaskan Syaharie Ja'ang selama ini telah bekerja keras untuk membesarkan Partai Demokrat di Kaltim.
Kemudian, AHY mengingatkan Musda V Partai Demokrat di Kaltim ini adalah sebagai ajang konsolidasi.
“Saya mengikuti dinamika politik menghangat jelang Musda ini dan itu wajar terjadi di mana-mana, pun saya menghormati dan mengapresiasi semangat seluruh kader untuk menjaga stabilitas dan kehormatan kita semua itu penting, dan tidak ada gunanya Musda ini justru menghadirkan perpecahan, kita harus menunjukkan kedewasaan kita dalam berpolitik dan kematangan kita dalam berdemokrasi, itu pula yang menjadi perjuangan partai demokrat selama ini tak hanya secara internal namun juga konteks lebih luas,” tegas AHY.
Diketahui, dalam Musda tersebut dua calon ditetapkan bakal duduk sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim yakni Ketua DPC Demokrat Kota Balikpapan Abdul Gafur Mas'ud (AGM) dan Wasekjen DPP Partai Demokrat Irwan. Tahap selanjutnya adalah fit And proper test yang akan disampaikan masing-masing calon dihadapan tim tiga yakni Ketua Umum, Sekjen dan Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat.
“Dengan demikian Kaltim bukan hanya mempertahankan suara tapi bisa melipatgandakan itu secara signifikan, peluang itu masih ada,” terang AHY.
Terpisah, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefky Harsa mengumumkan Syaharie Ja'ang akan ditempatkan di DPP sebagai penghargaan atas dedikasinya membesarkan Partai Demokrat di Kaltim.
“Pak Syaharie Ja'ang akan mendapat posisi terhormat di DPP, membantu Mas AHY, bersama-sama untuk memenangkan pemilu 2024,” kata Rifki.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan