Hadi menjelaskan saat ini telah memiliki 35 ribu anggota yang terdaftar dan memiliki KTA, ditargetkan pada akhir 2022 nanti mencapai 200 ribu KTA.
"Di 2024 itu targetnya 1 juta. Target kita 10 persen KTA nasional itu dari Kaltim," ucapnya.
Melihat antusiasme masyarakat di Kaltim, dirinya optimis Partai Gelora siap untuk membangun Indonesia dan Kaltim. Namun ia tidak mau menyebut berapa jumlah kursi yang harus didapatkan.
"Kalau pemenang Pemilu itu kira-kira punya berapa kursi," terang dia.
Optimistis Hadi sejatinya memiliki dasar yang cukup kuat, sebab sejak 28 Oktober 2019 lalu ketika Partai Gelora resmi didirikan, lima bulan setelahmya Covid-19 merebak di seluruh penjuru dunia.
Kendati, Partai Gelora melakukan pendaftaran secara online, diverifikasi, dan disahkan secara online juga. Hal itu dianggap sebuah prestasi. Karena di tengah pandemi pun pihaknya terus bekerja tanpa mengenal lelah dan menyerah pada keadaan. Dalam artian, dengan situasi seperti itu mereka bisa mengumpulkan KTA untuk memenuhi struktur.
"Maka kami yakin akan memenangkan pemilu 2024. Partai Gelora ini partai digital pertama. Kata kuncinya kerja keras, untuk membangun Kaltim dan membangun Indonesia," jelas Wakil Gubernur Kaltim ini.
Penulis : Faishal Ays
Editor : Bambang Irawan