Sebab itu, ia meminta kader dari Tidar untuk dapat mempersiapkan diri, karena kelak mereka termasuk orang dalam kategori itu.
"Politik itu kolaborasi antara kerja keras, cita-cita yang sungguh-sungguh, dan idealisme dengan berpegang teguh pada platform partai," kata Andi Harun yang kini menjadi Wali Kota Samarinda.
Selain itu, ia pun bersyukur atas PD Tidar Kaltim yang sebelumnya mengambil inisiatif pelatihan Tunas 1 dan 2. Terutama, pada Musda yang dihelat Rabu, (3/3/2021) hari ini, dimana Anggota DPRD Kaltim Reza Fachlevi, akan mempelopori Tidar Kaltim untuk satu periode kedepan. Tentu tidak semua kader berani mengambil posisi yang cukup berisiko ini.
"Karena sebenarnya kita berada pada arus perjuangan politik yang tarikannya sangat keras, menyangkut kepentingan jangka pendek, pragmatis, tarikan lintas pergaulan, serta warna politik disekitar kita," terangnya.
Namun, dengan kondisi yang ada, jika mampu loyal maka akan membuahkan hasil yang manis.
Sementara itu, Reza Fachlevi menyampaikan ia dengan kesungguhan diri akan membangun Tidar menjadi lebih baik lagi, dimana akan mengajak para kaum milenial untuk lebih kreatif dan berinovasi dalam membangun daerahnya sendiri.
"Apalagi IKN (Ibu Kota Negara) akan pindah ke Kaltim," kata Reza.
Ia berharap para anak muda di Kaltim ini dapat bersaing secara mandiri, serta terus komitmen terhadap pembangunan daerah.[]
Penulis : Faishal Ays
Editor : Rusdi