Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat mengatakan, pelantikan ini tentu sangat berbeda dari pelantikan-pelantikan Kepala Daerah pada tahun-tahun sebelumnya.
"Tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu Bupati Wakil Bupati yang dilantik bisa tatap muka langsung dengan Gubernur yang melantik. Memang lebih afdol ya tatap muka langsung karena ada pemasangan pangkat dan sebagainya tapi sekarang lewat vidcom dan memang ada keterbatasan terutama jumlah orang yang hadir dan mekanisme juga beda," katanya kepada korankaltim.com, Jumat (26/2/2021).
Namun pelantikan virtual ini tentu tidak mengurangi makna dan khidmat dalam pengambilan sumpah jabatan. "Khidmatnya tetap dapat, yakni pada saat penandatanganan, meskipun tidak ada pemasangan tanda jabatan. Ini sejarah tersendiri menjadi yang pertama dan harapannya untuk terakhir kalinya," harapnya.
Khusus untuk pendukung maupun masyarakat umum diharapkan bisa memaklumi kondisi ini.
"Diatur sendiri di masing-masing pendukung, dan protokol kesehatan harus tetap diprioritaskan kalaupun nanti akan menggelar syukuran," demikian Taufik.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan