Jumlah ini mengikuti standar protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) saat ini sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 menggantikan PKPU Nomor 10 Tahun 2020 terkait pelaksanaan Pilkada serentak.
Rapat pleno terbuka ini dibuka Ketua KPU Mahulu, Frederik Melawen pada pukul 09.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 11.00 WITA. Dalam prosesi pencabutan nomor urut paslon tersebut, turut mengkombinasikan dengan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat suku Dayak pedalaman di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia itu.
“Ada dua tahapan yang dilakukan saat pencabutan nomor urut paslon ini. Yang pertama setiap pasangan kita persilakan untuk mengambil nomor antrean. Kemudian setelah mendapat nomor antrean, maka tahap selanjutnya adalah mengambil nomor urut di tabung kaca kedua.Setelah itu dilanjutkan dengan menombak balon udara yang sudah berisikan nomor urut peserta sesuai dengan nomor urut di tabung kaca kedua,” terang Frederik.
Adapun maksud dari prosesi pencabutan nomor yang dikombinasikan dengan kearifan lokal ini, adalah untuk menunjukkan kekuatan dan kemandirian dalam membangun kabupaten. Hal ini sesuai dengan visi dan misi dari kedua paslon yang bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Mahulu tahun 2020 ini.
“Dalam pengundian nomor urut ini, paslon Juan Jenau dan Indra Jaya (Juara) mendapatkan nomor urut 1. Sedangkan untuk pasangan Bonifasius Belawan Geh dan Yohanes Avun (Boni - Avun) mendapatkan nomor urut 2. Kemudian langsung ditetapkan sebagai nomor urut paslon,” terangnya.
Ditambahkannya, pencabutan dan pengumuman nomor urut paslon ini sudah melalui berbagai tahapan yang tidak luput dari pantauan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mahulu. Di sisi lain juga selalu menaati protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.
“Usai pengundian nomor urut ini, acara dilanjutkan dengan deklarasi Pilkada Damai dan juga penandatanganan Pakta Integritas dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. Kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama dengan harapan Pilkada yang dilaksanakan ini bisa berjalan dengan lancar, aman, dan tertib,” tandasnya.
Hadir pula dalam rangkaian pengundian pencabutan nomor urut paslon ini Ketua DPRD Mahulu Novita Bulan, Wakil Ketua DPRD Mahulu Tiopilus Hanye, pimpinan Bawaslu Mahulu, perwakilan Polres dan Kodim 0912 Kubar, serta Kapolsek juga Danramil Long Bagun.
Penulis : */MY Handayan
Editor : Rusdi