Alasannya ditengarai masih sama, karena terkenda personil dan mobil crane untuk menjangkau baliho yang tinggi. Dari pantau media ini kemarin, APK yang masih terlihat di Jalan Revolusi, M Said, Rapak Indah, RE Martadinata, Tengkawang, Gajah Madah dan lainnya.
Bahkan, di Pasar Segiri Samarinda, baliho pasangan calon dengan ukuran raksasa terpampang tanpa tersentuh petugas. “Target kita, Senin sudah bersih. Namun karena terkendala personel dan mobil crane, makanya APK masih ada,” kata Ketua Panwaslu Samarinda, Abdul Muin. Minggu (18/2).
Dia juga berharap tim pasangan calon agar membantu menurunkan APK yang masih ada di Kota Samarinda.
Berbeda halnya di Kabupaten Berau. Ketua Panwaslu Kabupaten Berau, Tamjidillah Noor memastikan sejak awal Februari seluruh APK yang tersebar di 13 kecamatan sudah bersih. Pembersihan APK empat pasangan calon sudah dilakukan pada 7-9 Februari kemarin.
“Kita pastikan 100 persen, tidak ada lagi, ini semua, berkat kerjasama semua pihak baik itu dari Panwaslu, Panwascam, Satpol PP dan juga pihak Kepolisian yang setia bekerjasama dengan Panwaslu Kabupaten,” terangnya kepada Koran Kaltim, Senin (19/2).
Panwaslu Berau tercatat di Bawaslu Kaltim daerah petama dari 10 kabupaten/kota melaporkan hasil pembersihan APK. Tentu saja, ini merupakan komitmen utama Panwaslu Berau memastikan Pilgub Kaltim bisa berjalan aman dan damai.
“Sesuai dengan kesepakatan kita bersama, agar kita bisa menciptakan Pemilu yang damai dan aman,” pungkasnya. (sab/ind)