Namun, lawan mereka yang merupakan tim Afrika berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir babak pertama berkat sundulan dari Yoane Wissa menit 45+5. Striker Newcastle itu melompat tanpa hadangan setelah tendangan sudut dari Arthur Masuaku dan mengalahkan Diogo Costa.
Portugal berusaha mencetak gol kedua, tetapi kurang tajam dan, meskipun menguasai bola, tidak mampu menjebol gawang Lionel Mpasi. Cristiano Ronaldo memiliki dua peluang di depan gawang, tetapi tembakannya melenceng.
Di babak selanjutnya, Portugal akan bermain melawan Uzbekistan Selasa (23/6/2026) pekan depan di Houston sementara Republik Demokratik Kongo melawan Kolombia di Stadion Azteca Meksiko pada hari yang sama.
Manajer Portugal Roberto Martinez menyebut umpan yang diterima Ronaldo tidak memadai dan membela keputusan untuk tidak menggantikannya.
“Kami mengalami kesulitan karena mereka (Kongo) menggunakan formasi enam pemain di lini belakang,” ujar Martinez.
“Dan dalam situasi seperti itu, Anda bisa memanfaatkan kualitasnya. Tidak masuk akal untuk menarik pemain seperti Cristiano keluar dari lapangan saat kami membutuhkan gol. Jalur lurus bukanlah cara tercepat. Cara dia menarik perhatian para bek dan memanfaatkan ruang sangat berharga. Saat kami membutuhkan gol kami membutuhkan pemain seperti Cristiano Ronaldo di lapangan,” sebut mantan pelatih timnas Belgia itu.
Editor: Aspian Nur