Dalam kekacauan yang terjadi, Boston River berhasil merebut kembali penguasaan bola dan dalam permainan selanjutnya, pemain Argentina Francisco Bonfiglio mencetak gol membuat skor 2-1.
Namun para pemain Danubio memprotes kepada wasit Esteban Guerra yang membuat si pengadil menghentikan pertandingan dan meninjau kembali kejadian di lapangan atas permintaan VAR dimana wasit Andrés Cunha sedang bertugas.
Begitu Guerra mendekati layar, Cunha menunjukkan kepada wasit bagaimana pelatih asal Argentina itu secara fisik menghalangi Azambuja, mengganggu partisipasinya dalam permainan.
Akhirnya, wasit meninjau kembali jalannya pertandingan, membatalkan gol tim tamu, memberikan tendangan bebas dari tempat pelanggaran terjadi dan memberikan kartu kuning kepada Damonte .
Kejadian itu tercatat sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena seorang pelatih melakukan pelanggaran yang kemudian berdampak langsung pada papan skor.
Tim wasit pertandingan bertindak sesuai aturan karena campur tangan pelatih menyebabkan Azambuja terjatuh dan mencegahnya melanjutkan permainan, sehingga mengganggu jalannya pertandingan. Gol yang dibatalkan tersebut sesuai dengan semangat dan isi aturan, memberikan tendangan bebas kepada Danubio dari tempat benturan terjadi.
“Kami tidak bisa melakukannya hari ini. Mungkin kami memiliki peluang, terutama di awal, untuk mencetak gol dan unggul. Jelas kami perlu mulai mengumpulkan poin. Ada hal-hal baik, ada hal-hal yang perlu ditingkatkan,” ujar Damonte usai laga kepada AUF TV.
“Ini adalah momen-momen yang harus kami perbaiki dan segera keluar dari situasi ini,” pungkasnya, hampir tanpa menyebutkan dampak intervensi VAR yang membatalkan gol Boston River.
Selain insiden tersebut, pertandingan juga memiliki momen dramatis di menit-menit terakhir Ketika benturan kepala yang keras antara Ivo Costantino (Danubio) dan Martín González (Boston River) membutuhkan pertolongan medis segera.
Costantino harus dibawa pergi dengan ambulans dan beberapa jam kemudian klub mengkonfirmasi ia sadar, yang melegakan fans-nya.
Dengan kemenangan ini, La Franja menjadi salah satu pemimpin klasemen dengan 6 poin, sama dengan Deportivo Maldonado dan Central Español . Sementara itu, Boston mengalami kekalahan kedua dalam dua pertandingan di kasta tertinggi sepak bola Uruguay.
Editor: Aspian Nur