Meskipun Barcelona membuka skor melalui sundulan Pau Cubarsí pada babak pertama, Girona berhasil menyamakan kedudukan melalui Thomas Lemar menit 62. Kiper Joan García mencegah Barcelona tertinggal dengan beberapa penyelamatan gemilang.
Sesaat sebelum jeda babak pertama, sepakan Raphinha maupun Lamine Yamal membentur tiang kiri gawang Paulo Gazzaniga dengan tembakan mereka. Penalti Yamal yang gagal dieksekusi setelah Daley Blind menginjak Dani Olmo, menegaskan kurangnya akurasi mereka di sepertiga akhir lapangan, sampai akhirnya Fran Beltrán memastikan kemenangan tuan rumah menit ke-87.
Dengan hasil ini, Girona memperkuat posisinya di luar zona degradasi, unggul lima poin dari tim dibawah mereka, memperkecil jarak dengan posisi kedelapan kualifikasi Eropa menjadi hanya dua poin. Sementara itu, Barcelona tetap berada pada jarak yang sama di belakang Real Madrid, mengemas 58 angka, sementara Los Blancos mengantongi 60 poin.
Pelatih Blaugrana Hansi Flick mengakui sang lawan pantas menang dan enggan membicarakan wasit karena ia tidak senang dengan performa timnya. Ia bahkan memberi skuadnya libur dua hari untuk memulihkan diri.
"Girona memiliki banyak peluang untuk menang. Mereka pantas menang karena kami tidak bermain bagus,” ujar Flick.
"Penempatan posisi kami kurang bagus, terutama di lini tengah. Kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Kami perlu kembali ke jalur yang benar dan mulai bermain bagus lagi. Saat ini, kami tidak melakukan hal-hal dengan benar. Para pemain membutuhkan istirahat beberapa hari ini karena mereka lelah. Ini jalan yang panjang, dan kami akan kembali," sebut pria asal Jerman itu.
Editor: Aspian Nur