“Igor bergabung dengan fokus jelas, yaitu meningkatkan performa, membuat hasil, dan membawa kami naik di klasemen Liga Inggris,” kata Tottenham dalam lamannya, Minggu (15/2/2026).
Manajemen klub menargetkan perubahan segera, terutama dalam aspek organisasi permainan, intensitas, dan daya saing tim pada periode krusial musim ini.
Saat ini Spurs menempati peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris dan hanya berjarak tipis dari zona degradasi. Situasi tersebut kontras dengan ambisi klub yang dalam beberapa musim terakhir rutin bersaing di papan atas.
Tudor datang dengan pengalaman panjang di sepak bola Eropa. Ia pernah memperkuat Juventus saat masih aktif sebagai pemain. Dalam karier kepelatihan, ia sempat menangani Olympique de Marseille, Lazio, dan Galatasaray.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan kesiapannya memikul tanggung jawab besar.
“Sungguh kehormatan besar bisa bergabung dengan klub ini pada momen penting. Saya memahami tanggung jawab yang diberikan dan fokus saya jelas: membawa konsistensi pada performa dan bersaing dengan keyakinan di setiap pertandingan,” ujar Tudor.
Menurutnya, skuat Tottenham memiliki kualitas untuk bangkit, namun memerlukan pembenahan dalam organisasi permainan serta suntikan energi baru agar mampu segera meraih hasil positif.
Tantangan pertama Tudor tidak ringan. Ia akan langsung memimpin Spurs dalam Derby London Utara melawan Arsenal pada 22 Februari mendatang, laga yang berpotensi menjadi momentum awal kebangkitan atau justru mempertegas tekanan terhadap tim.
Editor: Erwin