Di sisi lain, Arsenal juga mengusung ambisi besar. Tim asuhan Mikel Arteta berpeluang memperlebar jarak di puncak klasemen jika mampu mengamankan tiga poin.
The Gunners kini mengoleksi 50 poin dari 22 laga dan unggul tujuh poin atas Manchester City yang berada di peringkat kedua.
Laga ini juga menjadi momentum krusial bagi MU untuk menguji konsistensi setelah meraih hasil positif pada pertandingan sebelumnya.
Pelatih MU, Michael Carrick, menilai duel kontra Arsenal tidak akan berjalan mudah. Ia mengakui kualitas lawan yang saat ini berada di puncak klasemen.
“Saya sangat menantikan pertandingan itu. Mereka adalah tim yang sangat bagus, itu sudah jelas. Mereka punya banyak kekuatan, baik dari cara bermain maupun kualitas skuatnya,” ujar Carrick, dikutip dari laman resmi Manchester United, Minggu (25/1/2026).
Carrick menegaskan timnya akan tampil dengan kewaspadaan penuh dan tidak ingin terlena meski sedang berada dalam tren positif. Ia menyebut posisi MU di klasemen saat ini mampu menciptakan atmosfer yang baik di ruang ganti.
Kepercayaan diri MU turut meningkat setelah kemenangan 2-0 atas Manchester City pada Sabtu (17/1) lalu. Namun, Carrick menekankan pentingnya menjaga sikap realistis dalam menatap laga besar.
“Satu pertandingan tidak serta-merta membuat Anda menjadi tim hebat, tetapi itu memberi kami fondasi yang sangat baik untuk dibangun. Ada banyak kepercayaan diri dan perasaan positif di dalam tim, tetapi itu tetap terukur. Kami mengetahui apa yang akan datang dan kami harus siap menghadapinya,” tutupnya. (*)
Editor: Erwin