Keduanya berada di garis pinggir lapangan yang sama pada menit-menit awal pertandingan, yang menyebabkan pertukaran tatapan dan gestur yang konstan.
Vinicius bukannya menghindari kontak, malah tampak menantang Simeone. Manajer Atlético Madrid, yang terbiasa dengan intensitas pertemuan semacam ini, tidak mundur dan menanggapi provokasi pemain Real Madrid tersebut . Pertikaian tersebut jadi menegangkan sehingga wasit keempat, Víctor García Verdura, harus turun tangan untuk mencoba menenangkan keadaan. Adegan tersebut memperjelas derby tim satu kota tidak hanya dimainkan di lapangan, tetapi juga secara psikologis.
Perilaku Vinicius, yang mencakup beberapa konfrontasi dengan Simeone, ditanggapi oleh sang pelatih dengan sebuah kalimat yang dengan cepat beredar di media sosial dan pers.
Seperti yang diceritakan Paco González selama siaran pertandingan di Tiempo de Juego, kamera Movistar Plus+ menangkap momen ketika Simeone berbicara kepada pemain Brasil itu dan berkata, "Florentino akan memecatmu, ingat apa yang kukatakan padamu,” ucapnya saat itu menyebut nama Presiden Real Madrid Florentino Perez.
Pernyataan ironis ini mengungkapkan nada yang biasanya digunakan pelatih Atlético dalam situasi persaingan yang menegangkan. Perdebatan tidak berhenti disitu. Wasit García Verdura menyadari meningkatnya adu mulut, meminta Simeone untuk tenang.
Tak lama kemudian, Vinicius kembali beradu mulut pria berjuluk El Cholo itu, mendorongnya untuk sekali lagi memanggil wasit keempat. Dinamika di pinggir lapangan menunjukkan sejauh mana kedua protagonis terlibat dalam pertarungan pribadi yang berjalan paralel dengan pertandingan sepak bola itu sendiri.
Selama babak pertama, konfrontasi secara bertahap kehilangan intensitas, meskipun suasana tetap tegang. Vinicius, yang fokus pada penampilannya sendiri, berusaha berkontribusi pada serangan Real Madrid, sementara Simeone, seperti biasanya, mencoba mencari cara untuk mengganggu lawan.
Momen paling signifikan terjadi di akhir babak pertama ketika Simeone memanggil Dani Carvajal, kapten Real Madrid dan sambil menunjuk ke arah pinggir lapangan, tampak memperingatkannya tentang perilaku rekan setimnya. Isyarat pelatih asal Argentina itu mencerminkan upayanya untuk mengendalikan situasi dan mencegah konfrontasi semakin memburuk.
Sementara pelatih Real Madrid Xabi Alonso yang sempat melihat kejadian itu itu langsung bereaksi terhadap gestur manajer lawan dan menyampaikan pesan yang jelas kepada Simeone yang terekam oleh kamera: "Jaga timmu sendiri, dasar bajingan!" Sebuah intervensi langsung untuk menghentikan situasi dan mencegah pemainnya bereaksi buruk.
Ketegangan meningkat selama beberapa detik. Fede Valverde bertindak sebagai penengah, memisahkan kedua pihak dan mengantar Vinícius ke bangku cadangan . Xabi, yang tampak kesal, kemudian menoleh ke wasit keempat untuk mengeluh Simeone belum berbicara kepada para pemainnya sendiri tapi berbicara dengan pemain lawan.
Editor: Aspian Nur